
BIREUEN – kamis 22 Oktober 2026, Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) dalam sebuah komunitas yang dinamai English Club Universitas Almuslim (ECU) menggelar kegiatan Outing Class bertema “Explore Kuala, Embrace the World” di kawasan wisata Kuala, Kabupaten Bireuen, Aceh. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa melalui praktik langsung, sekaligus mempererat persahabatan, menumbuhkan sikap saling menghargai, dan membangun kepercayaan diri.
Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., mendukung kegiatan kemahasiswaan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di luar pembelajaran formal. Pengalaman belajar melalui kegiatan komunitas diharapkan dapat membantu mahasiswa meningkatkan keterampilan komunikasi, kerja sama, dan kepercayaan diri sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan English Club berada di bawah arahan Wakil Rektor III Universitas Almuslim, Dr. drh. Zulfikar, M.Si., yang membidangi kemahasiswaan dan kerja sama. Melalui kegiatan seperti ini, komunitas mahasiswa diharapkan menjadi wadah untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta keterampilan sosial mahasiswa.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dan motivasi dari Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr. Sari Rizki, M.Psi., serta Dekan Fakultas Ekonomi, Rasyidin, S.E., M.Si. Dukungan kedua pimpinan fakultas tersebut menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk terus aktif mengembangkan kemampuan diri melalui kegiatan positif dan produktif. Sementara itu, kegiatan Outing Class turut dihadiri oleh Wakil Dekan I FKIP, Dr. Silvi Listia Dewi, M.Pd.
Pembina English Club Universitas Almuslim, Misnar, M.A., menjelaskan bahwa kegiatan Outing Class dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih santai dan menyenangkan. Mahasiswa didorong untuk menggunakan bahasa Inggris secara langsung tanpa terlalu khawatir melakukan kesalahan.
“Jangan menunggu sampai grammar kita sempurna untuk mulai berbicara bahasa Inggris. Mulailah dengan kemampuan yang kita miliki, terus berlatih, dan jadikan praktik sebagai kebiasaan. Jika melakukan kesalahan, jangan takut, karena kesalahan merupakan bagian dari proses belajar,” ungkapnya.
Menurut Misnar, kemampuan berbahasa Inggris tidak cukup dikembangkan hanya melalui teori di dalam kelas. Mahasiswa perlu membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari. Selain itu, English Club juga menjadi ruang untuk membangun persahabatan, saling menghargai, dan belajar bersama dalam lingkungan yang mendukung.
Ketua English Club Universitas Almuslim, Misna Zahara, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan kepada anggota untuk mempererat hubungan sekaligus meningkatkan keberanian dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
“Kami ingin English Club menjadi komunitas bagi mahasiswa untuk belajar bersama, membangun persahabatan, saling menghargai, dan berani mencoba berbicara bahasa Inggris. Tidak perlu takut salah, karena kita semua sedang belajar dan ingin berkembang bersama,” ujarnya.
Tema “Explore Kuala, Embrace the World” mengandung pesan bahwa mengenal lingkungan dan potensi wisata lokal dapat menjadi langkah awal untuk memperluas wawasan. Melalui kegiatan di luar kelas, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga belajar membangun komunikasi, bekerja sama, dan menghargai satu sama lain.
Untuk menjaga keberlanjutan kegiatan, Outing Class direncanakan menjadi agenda rutin English Club satu kali setiap bulan. Program ini diharapkan dapat mendorong anggota untuk terus berlatih dan menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar mata pelajaran yang dipelajari di kelas.
Melalui kegiatan ini, English Club Universitas Almuslim berkomitmen membangun komunitas belajar yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan. Dengan semangat “Explore Kuala, Embrace the World”, mahasiswa diharapkan semakin percaya diri menggunakan bahasa Inggris, memperkuat persahabatan, dan mempersiapkan diri menghadapi peluang di tingkat nasional maupun internasional.
Dari lingkungan lokal, mahasiswa belajar membuka wawasan global. Keberanian untuk mencoba, kebiasaan berlatih, dan semangat untuk terus belajar bersama menjadi langkah penting dalam meningkatkan kemampuan diri.*Humas_Umuslim
