
BIREUEN_ 1 April 2026, Universitas Almuslim kembali menggelar rangkaian tahapan seleksi calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa periode 2026-2027. Proses ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam menyelenggarakan demokrasi kampus yang sehat, transparan, dan berintegritas, demi menghasilkan pemimpin mahasiswa yang mampu membawa perubahan positif untuk Universitas.
Pemilihan Presiden Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai wadah pengembangan kepemimpinan dan partisipasi aktif mahasiswa dalam menunjukkan kreativitas dalam kepemimpinan, membawa serta merancang program kerja, menyalurkan aspirasi mahasiswa, serta menjadi representasi resmi mahasiswa dalam menjalin hubungan dengan pihak rektorat maupun eksternal.
Presma nantinya akan bertindak sebagai kepala pemerintahan mahasiswa, penggerak agen perubahan, dan koordinator organisasi kemahasiswaan.
Oleh karena itu, proses seleksi yang ketat dan menyeluruh dilakukan untuk memastikan bahwa calon yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi, integritas, dan visi yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi civitas akademika.

Kegiatan ini meliputi berbagai tahapan penting, mulai dari wawancara mendalam, uji kelayakan dan kepatutan, hingga tes integritas yang menilai karakter dan moralitas calon. Setiap pasangan calon akan dinilai secara objektif dan adil oleh tim panitia yang profesional dan independen. Hasil dari seluruh proses ini diharapkan mampu menghasilkan pemimpin mahasiswa yang tidak hanya cerdas dan berpengalaman, tetapi juga berintegritas tinggi dan mampu membawa kemajuan bagi Universitas.

Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan, Dr. drh. Zulfikar, M.Si, menyampaikan bahwa proses seleksi ini adalah bagian dari komitmen universitas dalam menegakkan prinsip demokrasi dan akuntabilitas dalam pemilihan pemimpin mahasiswa. “Kami percaya bahwa calon yang akan terpilih nantinya harus mampu menjadi teladan, memiliki komitmen terhadap etika dan integritas, serta mampu menginspirasi teman-teman mahasiswa lainnya untuk berpartisipasi aktif dalam maupun luar kampus,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa peran mahasiswa sangat penting dalam membangun suasana akademik yang kondusif dan inovatif. Oleh karena itu, universitas berkomitmen untuk memberikan ruang bagi calon-calon terbaik yang mampu memimpin dengan hati nurani dan visi strategis.
Kegiatan seleksi ini juga merupakan bentuk tanggung jawab bersama seluruh civitas akademika untuk menjaga proses demokrasi yang jujur dan adil. Pelantikan untuk kepengurusan yang baru akan berlangsung pada 27 April 2026, mari kita bersama-sama mengawal dan mendukung proses ini agar berjalan lancar, transparan, dan menghasilkan pemimpin mahasiswa yang mampu membawa perubahan positif dan kemajuan bagi Universitas Almuslim.(Muzammil)
sumber: RiaSun
https://www.instagram.com/reel/DWsYt7pzNUU/?igsh=aHJud2s4cDdvN3A1
