Wujud Tri Dharma, Dosen Universitas Almuslim Edukasi 300 Lebih Siswa tentang Banjir Bandang

BIREUEN | Dosen Universitas Almuslim (Umuslim) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi banjir bandang bagi siswa SD Sukma Bangsa Bireuen, Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 300 siswa kelas I sampai kelas V dengan tema “Anak Hebat Tanggap Bencana.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dosen Cut Azizah dan Zuraihan bersama mahasiswa sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari penerapan keilmuan kebencanaan dalam Mata Kuliah Mitigasi Bencana, sehingga mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam edukasi kebencanaan kepada masyarakat sekolah.


Dalam kegiatan ini, siswa diperkenalkan dengan pengertian banjir bandang, tanda-tanda awal bencana, cara menjaga keselamatan diri, serta langkah evakuasi yang aman. Materi disampaikan dengan pendekatan sederhana, interaktif, dan sesuai dengan usia anak sekolah dasar agar siswa mudah memahami pesan keselamatan.


Cut Azizah menyampaikan bahwa edukasi kebencanaan sejak usia dini penting dilakukan, terutama di daerah yang memiliki potensi ancaman banjir. Menurutnya, sekolah merupakan ruang strategis untuk menanamkan budaya sadar bencana melalui pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipraktikkan.


“Anak-anak perlu dikenalkan pada tanda bahaya dan cara menyelamatkan diri dengan tenang. Melalui kegiatan ini, mereka belajar untuk tidak panik, mengikuti arahan guru, dan bergerak menuju tempat yang lebih aman,” ujar Cut Azizah.


Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan simulasi evakuasi banjir bandang. Siswa dilatih mendengar tanda bahaya, berbaris dengan tertib, menuju titik evakuasi, serta menunggu arahan guru atau orang tua. Simulasi ini bertujuan membentuk respons awal yang benar ketika menghadapi situasi darurat.


Kegiatan pengabdian ini menunjukkan peran perguruan tinggi dalam mendukung penguatan literasi kebencanaan di lingkungan sekolah. Melalui kolaborasi dosen, mahasiswa, dan pihak sekolah, Universitas Almuslim berupaya menghadirkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.


Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan antusias. Selain edukasi dan simulasi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi foto per kelas dan kegiatan bersama Pemadam Kebakaran. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu mengingat pesan utama keselamatan, yaitu waspada saat hujan deras, menjauh dari aliran air, mencari tempat tinggi, mengikuti arahan guru, dan segera melapor jika melihat tanda bahaya.(Mz)