
Bireuen — Kabar membanggakan datang dari Universitas Almuslim. Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Khairunnisak, S.Pd., M.Pd., dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) Tahun 2026.
Khairunnisak dinyatakan lolos untuk melanjutkan pendidikan pada Program Studi Pendidikan Dasar jenjang Doktor (S3) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung melalui seluruh tahapan seleksi BPDDI Tahun 2026. Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua Program Studi PGSD FKIP Universitas Almuslim, Fatma Zuhra, M.Pd., pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Fatma Zuhra menyampaikan bahwa penetapan tersebut berdasarkan hasil seluruh tahapan seleksi Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) Tahun 2026.
“Berdasarkan hasil seluruh tahapan seleksi Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) Tahun 2026, Saudari Khairunnisak ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) Tahun 2026,” ujar Fatma.
Ia menyebutkan, keberhasilan tersebut menjadi kabar membanggakan bagi Program Studi PGSD dan FKIP Universitas Almuslim. Selain menjadi pencapaian akademik bagi Khairunnisak, keberhasilan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Universitas Almuslim dalam meningkatkan kualitas dan kualifikasi akademik dosen.
Menurut Fatma, kesempatan memperoleh beasiswa doktor tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan kompetensi dan keilmuan Khairunnisak, khususnya di bidang Pendidikan Dasar.
“Semoga Khairunnisak diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menyelesaikan pendidikan doktoralnya serta nantinya dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan, khususnya di Universitas Almuslim,” katanya.
Rektor: Menjadi Motivasi bagi Dosen Lain
Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas keberhasilan Khairunnisak memperoleh Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia Tahun 2026.
Menurut Rektor, peningkatan kualifikasi akademik dosen merupakan salah satu bagian penting dalam memperkuat kualitas perguruan tinggi. Karena itu, keberhasilan dosen Universitas Almuslim memperoleh beasiswa pendidikan doktoral merupakan capaian yang patut diapresiasi.
“Selamat dan sukses kepada Khairunnisak, S.Pd., M.Pd., yang telah berhasil memperoleh Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia Tahun 2026. Ini merupakan capaian yang membanggakan bagi Universitas Almuslim,” ujar Dr. Marwan.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi dosen-dosen lainnya di lingkungan Universitas Almuslim untuk terus meningkatkan pendidikan dan kompetensi akademiknya.
“Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik. Semakin banyak dosen yang memiliki kualifikasi doktor, tentu akan semakin memperkuat kapasitas akademik dan mutu pendidikan di Universitas Almuslim,” katanya.
Dr. Marwan juga berharap Khairunnisak dapat menjalani proses pendidikan doktoral dengan sungguh-sungguh dan mampu menyelesaikan studinya dengan hasil terbaik.
“Kami mendoakan semoga proses pendidikannya di UPI Bandung berjalan lancar, diberikan kemudahan dalam setiap tahapan, serta nantinya ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi pengembangan Universitas Almuslim dan masyarakat,” tambahnya.
Dekan FKIP Apresiasi Capaian Khairunnisak
Dekan FKIP Universitas Almuslim, Dr. Sari Rizki, M.Psi., juga menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian Khairunnisak.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan prestasi yang membanggakan bagi FKIP, khususnya Program Studi PGSD. Ia berharap kesempatan tersebut dapat menjadi momentum bagi Khairunnisak untuk memperdalam keilmuan dan mengembangkan kapasitas akademiknya.
“Selamat dan sukses kepada Khairunnisak, S.Pd., M.Pd., atas ditetapkannya sebagai penerima Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia Tahun 2026. Semoga diberikan kesehatan, kemudahan dan kelancaran dalam menempuh pendidikan doktoral,” ujar Sari Rizki.
Ia menambahkan, peningkatan kualifikasi akademik dosen akan memberikan dampak positif terhadap penguatan proses pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Harapannya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan doktoral nantinya dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan FKIP dan Universitas Almuslim,” katanya.
Lolos Pendidikan Doktor Pendidikan Dasar UPI
Khairunnisak dinyatakan lolos pada Program Studi Pendidikan Dasar jenjang S3 Universitas Pendidikan Indonesia. Kesempatan tersebut diperoleh setelah mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia Tahun 2026.
Penetapan sebagai penerima BPDDI menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik Khairunnisak sekaligus membuka peluang untuk memperdalam kajian dan pengembangan keilmuan di bidang Pendidikan Dasar.
Sebagai dosen PGSD, pendidikan doktoral yang ditempuh diharapkan dapat semakin memperkuat kapasitas akademiknya dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan calon guru sekolah dasar di lingkungan Universitas Almuslim.
Berdasarkan informasi penetapan penerima BPDDI Tahun 2026, informasi selanjutnya terkait sosialisasi e-Monev dan registrasi ulang akan disampaikan melalui akun pendaftaran dan/atau surat elektronik masing-masing penerima.
Keluarga besar Universitas Almuslim menyambut baik pencapaian tersebut. Keberhasilan Khairunnisak diharapkan menjadi salah satu langkah dalam memperkuat sumber daya manusia akademik Universitas Almuslim sekaligus menjadi inspirasi bagi dosen lainnya untuk terus mengembangkan kualifikasi dan kompetensi.
Selamat dan sukses kepada Khairunnisak, S.Pd., M.Pd. Semoga sukses menempuh pendidikan doktoral di Universitas Pendidikan Indonesia dan dapat memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Universitas Almuslim, pendidikan, serta masyarakat.■Humas_Umuslim
