Fakultas Ekonomi Umuslim Gelar Wawancara KIP Kuliah untuk Mahasiswa Baru  TA. 2026/2027

BIREUEN — Sebanyak 30 calon mahasiswa mengikuti wawancara seleksi Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun Akademik 2026/2027 yang dilaksanakan Fakultas Ekonomi Universitas Almuslim. Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi calon penerima bantuan pendidikan bagi mahasiswa baru.


Dari total 32 calon mahasiswa yang terdata, sebanyak 30 orang hadir mengikuti wawancara. Sementara itu, satu calon mahasiswa tidak hadir dan satu lainnya diketahui tidak melanjutkan kuliah.


Kegiatan wawancara melibatkan calon mahasiswa dari dua program studi di Fakultas Ekonomi Universitas Almuslim, yakni Program Studi Manajemen Ritel (MR) dan Program Studi Ekonomi Pembangunan (EKP).


Pada Program Studi Manajemen Ritel, tercatat 6 calon mahasiswa dan seluruhnya hadir mengikuti proses wawancara. Sedangkan dari Program Studi Ekonomi Pembangunan terdapat 26 calon mahasiswa, terdiri atas 24 orang hadir, 1 orang tidak hadir, dan 1 orang tidak lagi melanjutkan kuliah.


Secara keseluruhan, tingkat kehadiran peserta mencapai 93,75 persen, atau 30 dari 32 calon mahasiswa.


Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran Dekan III Fakultas Ekonomi Universitas Almuslim, M. Saleh, SE., M.Si, mengatakan pelaksanaan wawancara merupakan bagian penting dalam memastikan proses seleksi KIP Kuliah berjalan secara tertib, objektif, dan tepat sasaran.


Menurutnya, program KIP Kuliah memiliki peran strategis dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik namun menghadapi keterbatasan dalam pembiayaan pendidikan.
“Wawancara ini bukan hanya untuk melihat kelengkapan administrasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi fakultas untuk mengenal kondisi, motivasi, dan kesungguhan calon mahasiswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi,” ujarnya.


Ia berharap calon penerima KIP Kuliah yang nantinya ditetapkan benar-benar dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.


“Bantuan pendidikan ini harus menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk belajar lebih serius, menyelesaikan pendidikan tepat waktu, serta nantinya memberikan kontribusi bagi masyarakat,” tambahnya.


Komitmen Fakultas Ekonomi Pelaksanaan wawancara KIP Kuliah juga menjadi bagian dari komitmen Fakultas Ekonomi Universitas Almuslim dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi.


Fakultas terus mendorong agar proses seleksi dilakukan secara profesional dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku serta kondisi masing-masing calon mahasiswa.
Dengan adanya proses wawancara tersebut, Fakultas Ekonomi Universitas Almuslim berharap program KIP Kuliah dapat diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar memenuhi kriteria dan memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.


Berikut data Hasil Wawancara KIP Kuliah Fakultas Ekonomi:


• Total calon mahasiswa: 32 orang
• Hadir wawancara: 30 orang
• Tidak hadir: 1 orang
• Tidak kuliah lagi: 1 orang
• Tingkat kehadiran: 93,75%
• Manajemen Ritel (MR): 6 orang hadir
• Ekonomi Pembangunan (EKP): 24 orang hadir, 1 tidak hadir, 1 tidak kuliah lagi


Fakultas Ekonomi Universitas Almuslim berkomitmen terus menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, Islami, dan berdaya saing, sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan tinggi.■Humas_Umuslim