
Dokumentasi foto peserta Pelatihan Manajemen Program dalam Konteks Nasional dan Internasional di Universitas Almuslim.
Bireuen – Universitas Almuslim terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola program melalui penyelenggaraan Pelatihan Manajemen Program dalam Konteks Nasional dan Internasional. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 April 2026, sebagai bagian dari kerja sama strategis dengan Peace Winds Japan.
Pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat kapasitas kelembagaan universitas, khususnya dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendorong pemulihan berkelanjutan di Kabupaten Bireuen melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.
Dalam pelaksanaannya, pelatihan menghadirkan fasilitator berpengalaman, H. Pirade, yang didukung secara teknis oleh tim dari Peace Winds Japan. Para peserta mendapatkan pembekalan terkait praktik terbaik (best practices) dalam manajemen program berbasis standar internasional. Materi yang disampaikan mencakup pendekatan Project Cycle Management (PCM) serta sistem Monitoring, Evaluation, Accountability, and Learning (MEAL), yang saat ini menjadi acuan penting dalam pengelolaan program pembangunan modern.
Peserta pelatihan terdiri dari berbagai unsur di lingkungan universitas, mulai dari perwakilan fakultas, program pascasarjana, Kantor Urusan Internasional, hingga unit perencanaan dan pengelola program. Melalui metode pembelajaran partisipatif, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi, studi kasus, dan simulasi penyusunan program.
Beberapa kompetensi utama yang dikembangkan dalam pelatihan ini meliputi kemampuan melakukan analisis masalah secara sistematis, penyusunan kerangka logis program (logical framework), penentuan indikator kinerja yang terukur, hingga penyusunan sistem pelaporan berbasis data dan bukti. Hal ini dinilai penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pelaksanaan program di lingkungan perguruan tinggi.
Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan universitas. Ia menilai bahwa kolaborasi dengan mitra internasional seperti Peace Winds Japan memberikan nilai tambah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan program yang lebih profesional dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antara perguruan tinggi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, fasilitas layanan kesehatan, serta masyarakat di desa-desa sasaran Program PULIH. Pendekatan kolaboratif ini menempatkan universitas tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Kerja sama antara Universitas Almuslim dan Peace Winds Japan diharapkan dapat terus berkembang, tidak hanya dalam bentuk pelatihan, tetapi juga dalam implementasi program-program nyata yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Universitas Almuslim menegaskan perannya dalam membangun sistem manajemen program yang transparan, terukur, dan berorientasi pada hasil. Penguatan kapasitas ini diyakini menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional di masa mendatang. (Elga Safitri)
