
Bireuen,- Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMARU) Fakultas Teknik Universitas Almuslim kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial kemasyarakatan melalui kegiatan donor darah bertema “Arsitektur Kemanusiaan, Setetes Darah Fondasi Kehidupan”.
Kegiatan yang digelar di Alun-Alun Kota Bireuen, Selasa, 30 Juni 2026 berhasil mengumpulkan sebanyak 40 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Bireuen dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya berperan dalam dunia akademik, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan yang bermanfaat.
Pelaksanaan donor darah dipimpin oleh Ketua HIMARU Periode 2026/2027, Noor Fazila, dan terlaksana melalui kolaborasi dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. Fauziah Bireuen serta Klinik Mata Bireuen. Sinergi tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mendukung suksesnya kegiatan dan tingginya partisipasi masyarakat.
Sejak pagi hari, antusiasme mahasiswa dan warga yang ingin mendonorkan darahnya terlihat cukup tinggi. Para peserta dengan sukarela mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan sebelum mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah untuk mempertahankan hidup dan menjalani proses pengobatan.

Ketua HIMARU, Noor Fazila, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai kemanusiaan yang ingin ditanamkan kepada seluruh mahasiswa, khususnya mahasiswa arsitektur.
Menurutnya, tema “Arsitektur Kemanusiaan, Setetes Darah Fondasi Kehidupan” dipilih untuk menggambarkan bahwa seorang mahasiswa arsitektur tidak hanya bertugas merancang dan membangun ruang fisik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membangun kehidupan sosial yang lebih baik melalui semangat kepedulian dan solidaritas.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap budaya donor darah dapat terus tumbuh di kalangan mahasiswa maupun masyarakat. Setiap tetes darah yang didonorkan bukan sekadar bantuan medis, tetapi juga menjadi harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk hidup,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa HIMARU berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya mendukung pengembangan akademik mahasiswa, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Almuslim, Dr. Muhammad Yanis, S.T., M.T., Kaprodi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Almuslim, Fitri Muliani, S.Ars., M.T., IAI., PMP., Gubernur BEM Fakultas Teknik Universitas Almuslim, Muhammad Rifal, serta Anggota DPRK Bireuen Daerah Pemilihan 1 Kuala dan Kota Juang, Muhammad Arif, S.E.

Selain itu, dukungan juga diberikan oleh Deri Rinaldy, Demisioner Ketua HIMARU Periode 2024/2025, yang turut mendampingi dan memberikan arahan kepada panitia selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Almuslim, Dr. Muhammad Yanis, S.T., M.T., mengapresiasi inisiatif mahasiswa HIMARU yang mampu memadukan semangat akademik dengan pengabdian sosial kepada masyarakat.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan di sekitarnya.
“Kegiatan ini merupakan contoh yang sangat baik tentang bagaimana mahasiswa dapat mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap semangat seperti ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi organisasi mahasiswa lainnya,” katanya.
Keberhasilan mengumpulkan 40 kantong darah menjadi kontribusi penting dalam mendukung ketersediaan stok darah di Unit Transfusi Darah RSUD dr. Fauziah Bireuen. Darah yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi, baik untuk penanganan medis darurat, operasi, maupun pengobatan berbagai penyakit.
Lebih dari sekadar kegiatan sosial, donor darah yang digagas HIMARU juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mendonorkan darah secara rutin. Kesadaran untuk berbagi melalui donor darah dinilai menjadi salah satu bentuk kepedulian kemanusiaan yang sederhana, namun memiliki dampak yang sangat besar bagi kehidupan orang lain.
Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Para mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat saling bersinergi untuk menyukseskan aksi kemanusiaan tersebut, sehingga kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme.
Melalui kegiatan ini, HIMARU Fakultas Teknik Universitas Almuslim kembali membuktikan bahwa peran mahasiswa tidak terbatas pada ruang kelas dan aktivitas akademik semata, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak kepedulian sosial yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Arsitektur Kemanusiaan, Setetes Darah Fondasi Kehidupan”, HIMARU berharap aksi donor darah ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menumbuhkan budaya berbagi, memperkuat solidaritas, serta menghadirkan kontribusi positif demi terwujudnya masyarakat yang lebih peduli dan berkeadaban.*Humas_Umuslim
