
BIREUEN – Selasa, 30 Juni 2026, Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, M.Pd., yang diwakili oleh Wakil Rektor III, Dr. drh. Zulfikar, M.Si secara resmi membuka kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Mahasiswa Tematik (KKMT) Angkatan XXIX Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Pembekalan berlangsung selama satu hari, bertempat di RKU I Kampus Timur Universitas Almuslim. Kegiatan tersebut menjadi tahapan sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi pengabdian di Desa Pante Lhong, Kabupaten Bireuen.

Wakil Rektor III, Dr. drh. Zulfikar, M.si dalam pembukaannya menegaskan bahwa KKMT merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Sehingga, mahasiswa diminta tidak hanya menjadikan KKMT sebagai kewajiban akademik semata, tetapi sebagai momentum untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat nyata melalui program-program yang sesuai dengan kebutuhan desa. Mahasiswa dituntut mampu menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, sosial, lingkungan, maupun pemberdayaan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang begitu cepat menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Oleh sebab itu, peserta KKM diharapkan mampu menyusun program kerja yang inovatif, kreatif, adaptif, dan berkelanjutan sehingga hasil pengabdian dapat terus dirasakan masyarakat meskipun masa KKM telah berakhir.

Selain kompetensi akademik, Dr. drh. Zulfikar, M.Si juga menekankan pentingnya menjaga etika, sopan santun, serta nama baik Universitas Almuslim selama berada di lokasi pengabdian. Mahasiswa diminta menghormati adat istiadat masyarakat setempat, membangun komunikasi yang baik dengan aparatur desa, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen desa agar pelaksanaan program berjalan lancar.

“Kehadiran mahasiswa di desa harus menjadi contoh yang baik. Jaga perilaku, tutur kata, dan etika selama berinteraksi dengan masyarakat sehingga nama baik Universitas Almuslim tetap terpelihara,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan KKMT XXIX, Drs. Syarkawi, M.Ed yang diwakili oleh Koordinator Pelaksana KKMT Dr. Yusrizal Akmal, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa KKMT Angkatan XXIX tahun ini diikuti oleh 42 mahasiswa, yang terdiri atas 26 mahasiswa perempuan dan 16 mahasiswa laki-laki. Seluruh peserta akan melaksanakan pengabdian di Desa Pante Lhong, Kabupaten Bireuen.
Ia juga menjelaskan bahwa sebelum diberangkatkan ke lokasi KKMT, seluruh peserta diwajibkan mengikuti pembekalan sebagai bekal dalam menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Pembekalan tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai peran mahasiswa selama KKMT, teknik penyusunan program kerja, etika bermasyarakat, hingga strategi membangun komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat desa.

Selama pelaksanaan KKM di Desa Pante Lhong, para mahasiswa akan mendapat pendampingan dari dua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Nurhayati, SP., M.SM dan Dani Pratama Putra, SP., M.Ling. Kedua dosen tersebut akan memberikan arahan, pendampingan, monitoring, serta evaluasi terhadap seluruh program kerja mahasiswa agar dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kegiatan pembekalan tersebut, panitia juga menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi sesuai bidang masing-masing. Para pemateri memberikan berbagai materi yang berkaitan dengan pelaksanaan KKM, mulai dari strategi pengabdian kepada masyarakat, penyusunan program kerja, etika bermasyarakat, hingga penguatan kapasitas mahasiswa sebagai agen perubahan.
Adapun narasumber yang hadir dalam pembekalan tersebut adalah Dr. drh. Yusrizal Akmal, M.Si., Dr. Elfiana, M.Si., Dr. Muhammad Yanis, ST., MT., Yusrawati, MM., dan Muhammad Rasyidin, SE., M.Sc., AFA.
Para pemateri diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan wawasan, keterampilan, serta pemahaman yang komprehensif sehingga pelaksanaan KKM dapat berlangsung secara optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di lokasi pengabdian.
Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung mengenai berbagai tantangan yang kemungkinan dihadapi di lapangan. Sesi ini menjadi ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman sekaligus mempersiapkan strategi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang mungkin muncul selama pelaksanaan KKM.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Rektor III Dr. Zulfikar secara resmi membuka kegiatan Pembekalan KKMT Angkatan XXIX Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Ia berharap seluruh mahasiswa dapat melaksanakan pengabdian dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik almamater, serta menjadikan KKM sebagai pengalaman berharga dalam mengembangkan kompetensi akademik, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
“Selamat mengabdi dan selamat berkarya. Jadikan KKM sebagai momentum untuk belajar bersama masyarakat serta menghadirkan manfaat nyata melalui ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama di bangku kuliah,” tutup Dr. drh. Zulfikar, M.Si*■Humas_Umuslim
