
Bireuen – Sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan akademik berbasis digital, lima Program Studi (Prodi) di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim menggelar Sosialisasi Sistem Informasi dan Manajemen Tugas Akhir (SIMTA) bagi mahasiswa angkatan 2023. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kampus Timur Universitas Almuslim, Rabu (15/7/2026), mulai pukul 09.00 WIB.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar tersebut diikuti oleh mahasiswa dari lima program studi, yaitu Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Geografi, dan Pendidikan Ekonomi. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai mekanisme pengelolaan tugas akhir melalui sistem digital yang terintegrasi sehingga proses penyusunan skripsi dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan terdokumentasi dengan baik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Program Studi Pendidikan Matematika, Bulan Nuri, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Fisika, Lissa Zikriana, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Dr. Nadia Aldyza, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Geografi, Dr. Hariki Fitrah, M.Pd., serta Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi, Intan Zuhra, M.Pd. Masing-masing ketua program studi memberikan penjelasan mengenai alur pelaksanaan tugas akhir melalui SIMTA sesuai ketentuan akademik yang berlaku.
Dalam pemaparannya, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai fitur yang tersedia pada SIMTA, mulai dari proses pengajuan judul, penetapan dosen pembimbing, pelaksanaan bimbingan, unggah dokumen, monitoring perkembangan penelitian, hingga proses pengajuan seminar proposal, sidang skripsi, dan penyelesaian administrasi akademik. Dengan sistem tersebut, seluruh proses dapat dipantau secara lebih mudah oleh mahasiswa, dosen pembimbing, maupun pihak program studi.
Dekan FKIP Universitas Almuslim, Dr. Sari Rizki, M.Psi, mengatakan bahwa penerapan SIMTA merupakan bagian dari transformasi digital yang terus dikembangkan FKIP dalam meningkatkan mutu pelayanan akademik kepada mahasiswa.
“Digitalisasi layanan akademik menjadi salah satu komitmen FKIP Universitas Almuslim dalam memberikan pelayanan yang cepat, efektif, akuntabel, dan sesuai dengan perkembangan teknologi informasi. Melalui SIMTA, proses bimbingan tugas akhir akan lebih tertata karena seluruh aktivitas terdokumentasi secara sistematis,” ujarnya.
Menurutnya, mahasiswa perlu memahami penggunaan sistem tersebut sejak awal agar tidak mengalami kendala ketika memasuki tahapan penyusunan skripsi.
“Kami berharap mahasiswa angkatan 2023 dapat memanfaatkan SIMTA secara optimal. Dengan memahami alur dan prosedur sejak dini, proses penyusunan tugas akhir nantinya akan berjalan lebih lancar, terarah, dan selesai tepat waktu,” tambahnya.
Dr. Sari Rizki juga mengapresiasi sinergi lima program studi yang bersama-sama menyelenggarakan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menunjukkan komitmen FKIP Universitas Almuslim dalam menyatukan standar pelayanan akademik di seluruh program studi sehingga mahasiswa memperoleh layanan yang berkualitas dan seragam.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tampak antusias mengikuti setiap sesi pemaparan. Berbagai pertanyaan diajukan terkait prosedur penggunaan SIMTA, mekanisme bimbingan, hingga tahapan administrasi penyelesaian tugas akhir. Seluruh pertanyaan dijawab secara langsung oleh para ketua program studi sehingga mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penggunaan sistem tersebut.
Melalui kegiatan ini, FKIP Universitas Almuslim berharap seluruh mahasiswa angkatan 2023 memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi proses penyusunan tugas akhir. Kehadiran SIMTA diharapkan mampu menciptakan tata kelola akademik yang lebih modern, efektif, transparan, dan mendukung peningkatan kualitas lulusan Universitas Almuslim.■Humas_Umuslim
